2.678 Personel Amankan MotoGP Mandalika 2026
Kapolda NTB saat Melakukan Pengecakan Pasukan pada Apel Operasi Mandalika Rinjani 2026-Ryan-
Mataram. Disway Lombok — Sebanyak 2.678 personel dikerahkan Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) untuk mengamankan gelaran MotoGP 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok Tengah.
Kesiapan pengamanan ditandai dengan Apel Gelar Pasukan Operasi Mandalika Rinjani 2026 di Lapangan Eks Bandara Selaparang, Kota Mataram, Senin (5/10/2026).
Apel tersebut digelar menjelang rangkaian Pertamina Grand Prix of Indonesia MotoGP 2026 yang berlangsung pada 9–11 Oktober 2026. Sejumlah unsur mengikuti apel, mulai dari TNI, Polri, pemerintah daerah, BUMN, instansi terkait Pemprov NTB, hingga jajaran Forkopimda Lombok Tengah.
Kapolda NTB Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja mengatakan pengamanan tidak hanya dilakukan saat balapan berlangsung. Pergerakan penonton, operasional kegiatan, hingga pengiriman kembali logistik MotoGP setelah acara juga menjadi bagian dari pengamanan.
“Pengamanan tidak berhenti ketika perlombaan berakhir. Seluruh rangkaian harus dikawal secara menyeluruh dan berkesinambungan,” kata Kalingga dalam amanatnya.
Menurut Kalingga, gelaran MotoGP menjadi salah satu momentum bagi Indonesia sebagai tuan rumah ajang olahraga internasional. Selain balapan, perhatian juga tertuju pada kawasan Mandalika dan potensi wisata di Nusa Tenggara Barat.
Jumlah penonton diperkirakan mencapai puluhan ribu selama rangkaian MotoGP berlangsung. Sementara itu, balapan juga akan disaksikan melalui siaran dan platform digital oleh penonton dari berbagai negara.
Polda NTB menetapkan target zero accident dan zero incident dalam pelaksanaan Operasi Mandalika Rinjani 2026.
“Tidak boleh ada ruang untuk kelengahan sekecil apa pun yang dapat mengganggu jalannya kegiatan,” tegas Kalingga.
Ia meminta personel memperkuat koordinasi lintas instansi selama operasi berlangsung. Pendekatan profesional dan humanis juga ditekankan dalam pelayanan kepada masyarakat maupun wisatawan.
Personel juga diminta memahami kondisi dan karakteristik wilayah pengamanan, termasuk potensi kerawanan yang dapat muncul selama peningkatan aktivitas di kawasan Mandalika.
Menurut Kalingga, early warning dan early detection perlu diperkuat untuk mengantisipasi gangguan keamanan sejak dini sebelum berkembang menjadi persoalan yang lebih besar.
Selain kesiapan operasional, Kalingga mengingatkan anggota agar menjaga disiplin, kondisi fisik, konsentrasi, serta keselamatan selama menjalankan tugas.
Operasi Mandalika Rinjani 2026 melibatkan unsur pengamanan dari sejumlah institusi. Pengamanan mencakup rangkaian kegiatan MotoGP sejak kedatangan hingga kepulangan penonton, pembalap, kru, serta proses pengiriman kembali logistik.
“Kita amankan Mandalika, kita jaga kepercayaan dunia internasional, dan kita buktikan bahwa Indonesia mampu menjadi tuan rumah yang aman, profesional, dan berkelas dunia,” ujar Kalingga.
Sumber: