WNA Korea Selatan Hilang Saat Snorkeling di Gili Trawangan

WNA Korea Selatan Hilang Saat Snorkeling di Gili Trawangan

Tim SAR Mataram melakukan pencarian WNA Korea Selatan Hilang Saat Snorkeling di Gili Trawangan-Foto: Ryan/Istimewa-

LOMBOK UTARA, DISWAY LOMBOK — Seorang warga negara asing (WNA) asal Korea Selatan dilaporkan hilang saat snorkeling di perairan Gili Trawangan, Desa Gili Indah, Kecamatan Pemenang, Kabupaten Lombok Utara, Selasa (6/10/2026).

WNA tersebut diketahui bernama Cheon Yuri, 31, perempuan berkewarganegaraan Korea Selatan. Tim SAR gabungan langsung melakukan pencarian setelah menerima laporan mengenai hilangnya korban.

Berdasarkan laporan yang diterima Kantor SAR Mataram, korban mulai melakukan aktivitas snorkeling sekitar pukul 12.30 WITA di perairan depan sebuah restoran di Gili Trawangan.

BACA JUGA:Baru 45,60 Persen Pekerja Mataram Terlindungi Jamsostek, UJC Lirik Pekerja Informal

Saat snorkeling, korban berpencar dari rekan-rekannya untuk mencari penyu. Saksi sempat melihat korban berenang dan mengapung di sekitar lokasi.

Namun, sekitar pukul 14.00 WITA, rekan-rekan korban kembali ke daratan. Korban tidak ikut kembali dan keberadaannya tidak diketahui.

Teman korban bersama warga kemudian melakukan pencarian secara mandiri di sekitar lokasi. Namun, hingga laporan diteruskan ke Polsubsektor Gili Indah dan Kantor SAR Mataram, korban belum ditemukan.

Mewakili Kepala Kantor SAR Mataram Muhamad Hariyadi, Koordinator Unit Siaga SAR Bangsal I Gusti Komang Aryadana mengatakan tim rescue langsung menuju lokasi setelah menerima laporan.

BACA JUGA:68.000 KK di Kota Mataram Mengadu Perubahan Desil

"Setelah menerima informasi, kami langsung menerjunkan Tim Rescue dari Unit Siaga SAR Bangsal menuju lokasi kejadian menggunakan Sea Rider untuk melakukan penyisiran di sekitar titik lokasi korban terakhir terlihat," ujar I Gusti Komang Aryadana.

Pencarian melibatkan Tim Rescue Unit Siaga SAR Bangsal, TNI AL, Polairud Polda NTB, Polair Polres Lombok Utara, Polsek Pemenang, Babinsa Gili Indah, Potensi Basarnas, serta masyarakat dan nelayan setempat.

Tim melakukan penyisiran di sekitar lokasi terakhir korban terlihat. Namun, hingga pencarian hari pertama berakhir, keberadaan korban belum ditemukan.

"Pencarian hingga malam ini masih belum membuahkan hasil. Operasi SAR sementara dihentikan dan akan kembali dilanjutkan pada besok pagi," tambah Gusti

Sumber: