Harmoni Sasambo Warnai Parade Rider MotoGP Mandalika 2026

Harmoni Sasambo Warnai Parade Rider MotoGP Mandalika 2026

Tari Sobah Moncah dari Mbojo, Bima, sebagai salah satu bagian pertunjukan-Dedi Suhadi-

Mataram, Disway Lombok– Kekayaan budaya Nusa Tenggara Barat (NTB) turut mewarnai kemeriahan parade rider MotoGP Mandalika 2026 yang digelar di Jalan Pejanggik, tepatnya di depan Taman Sangkareang, Mataram, Rabu, (7/10/2026).

Tiga identitas budaya besar NTB, Sasak, Samawa, dan Mbojo, dirangkai dalam pertunjukan bertajuk “The New Harmoni of Sasambo”.

BACA JUGA:Meet and Greet Toprak Razgatlioglu, Siswa dan Guru SMAN 3 Mataram Histeris

Pertunjukan tersebut menjadi bagian dari penyambutan para rider MotoGP sebelum berlaga di Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika pada 9-11 Oktober 2026.

Koreografer Lalu Suryadi Mulawarman menjadi sosok di balik perpaduan tarian tersebut. Ia mencoba menghadirkan kekayaan budaya NTB dalam sebuah pertunjukan yang tetap dekat dengan atmosfer olahraga dan balap motor.

Menurut Suryadi, unsur etnik menjadi bagian penting yang harus ditampilkan dalam tarian penyambutan para rider.

BACA JUGA:Marshal Lokal NTB Tembus Ajang Internasional

Terlebih, MotoGP tidak hanya berbicara tentang kecepatan, tetapi juga menjunjung tinggi nilai sportivitas.

Karena itu, Suryadi memasukkan Tari Sobah Moncah dari Mbojo, Bima, sebagai salah satu bagian pertunjukan. Tarian tersebut dipadukan dengan Tari Payung dan penampilan color guard.

“Ada nuansa etnik yang memang harus dimunculkan dalam tarian, apalagi balapan motor memiliki nilai sportivitas.”

Untuk menghadirkan “The New Harmoni of Sasambo”, Suryadi melibatkan para siswa SMP dan SMA serta talent dari sejumlah sanggar tari.

BACA JUGA:Pertamax Turbo di Sirkuit Mandalika Dicek Berkala Jelang MotoGP

Perpaduan tersebut tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat yang menyaksikan parade, tetapi juga menjadi cara memperkenalkan identitas budaya NTB kepada para rider dan wisatawan yang datang menyaksikan MotoGP Mandalika.

Sumber: