Srikandi PLN Terpilih dari 700 Kandidat, Mengajar di Lombok Utara

Srikandi PLN Terpilih dari 700 Kandidat, Mengajar di Lombok Utara

Partisipasi Srikandi PLN UP3 Selaparang dalam Program 1000 Guru Lombok.-Dedi Suhadi-

LOMBOK UTARA, DISWAY LOMBOK – Satu Srikandi PLN UP3 Selaparang terpilih menjadi relawan pengajar dalam gerakan 1000 Guru Lombok. Dari sekitar 700 kandidat yang mengikuti seleksi, ia mendapat kesempatan berbagi ilmu dan motivasi kepada 50 siswa SDN 6 Samaguna, Kabupaten LOMBOK UTARA.

Kegiatan bertajuk Traveling and Teaching tersebut berlangsung pada 16 Oktober 2026. Melalui program ini, Srikandi PLN Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Barat (UIW NTB) ikut mendorong semangat belajar anak-anak di wilayah tersebut.

Sebanyak 50 siswa kelas I hingga kelas VI mengikuti pembelajaran interaktif yang dikemas secara menyenangkan. Para relawan tidak hanya berbagi pengetahuan, tetapi juga memberikan motivasi agar siswa lebih percaya diri, berani bermimpi, dan terus mengembangkan potensi diri. 

BACA JUGA:Sekolah Rakyat Kembalikan Mimpi Anak yang Terhenti

Manager PLN UP3 Selaparang, Seno Wuryanto, mengapresiasi keterlibatan Srikandi PLN dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, partisipasi ini menunjukkan bahwa kontribusi insan PLN kepada masyarakat tidak hanya melalui layanan kelistrikan, tetapi juga melalui kegiatan sosial dan pendidikan.

“Kami mengapresiasi Srikandi PLN UP3 Selaparang yang telah terpilih menjadi bagian dari program 1000 Guru Lombok. Ini merupakan kebanggaan sekaligus bukti bahwa insan PLN memiliki semangat untuk terus berbagi manfaat bagi masyarakat,” ujar Seno.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat menumbuhkan motivasi siswa untuk terus belajar dan memperjuangkan cita-cita mereka.  

BACA JUGA:BPBD NTB Uji Kesiapsiagaan Hadapi Gempa dan Tsunami

General Manager PLN UIW NTB, Yondri Zulfadli, mengatakan keterlibatan PLN dalam kegiatan pendidikan merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat.

Menurutnya, berbagi pengetahuan dan inspirasi kepada anak-anak menjadi salah satu bentuk kontribusi dalam membangun sumber daya manusia, sekaligus memperluas dampak positif melalui kolaborasi dengan komunitas pendidikan.

“PLN tidak hanya berkomitmen menghadirkan listrik yang andal, tetapi juga ingin menjadi bagian dari upaya membangun masyarakat yang lebih berdaya,” ungkap Yondri.

Sumber: