Dinkes Mataram Periksa 564 Calon Jemaah Haji, 265 Belum Skrining
sebanyak 564 orang telah menjalani skrining kesehatan atau istitha’ah dari total sementara 829 calon jemaah.-Ramli-
MATARAM, DISWAY LOMBOK – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Mataram terus menggenjot pemeriksaan kesehatan calon jemaah haji untuk memastikan kesiapan mereka sebelum berangkat ke Tanah Suci. Hingga Oktober 2026, sebanyak 564 orang telah menjalani skrining kesehatan atau istitha’ah dari total sementara 829 calon jemaah.
Artinya, masih ada 265 calon jemaah yang belum merampungkan pemeriksaan kesehatan tersebut.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kota Mataram, dr. Dewi Ayu Murniati, mengatakan pemeriksaan dilakukan secara bertahap melalui puskesmas di wilayah masing-masing. Koordinasi dengan instansi terkait juga diperkuat, termasuk dengan memusatkan layanan pemeriksaan di Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Kota Mataram.
BACA JUGA:Guru Besar Hukum Soroti Keabsahan SK Plt Ketua DPW PPP NTB
"Jumlah tersebut merupakan bagian dari total sementara daftar jemaah haji kita yang berjumlah 829 orang," ujar Dewi, Kamis (22/10/2026).
Pemeriksaan istitha’ah kesehatan menjadi salah satu tahapan penting bagi calon jemaah haji. Hasil pemeriksaan digunakan untuk menilai kemampuan kesehatan jemaah dalam menjalankan rangkaian ibadah haji. Status istitha’ah juga menjadi persyaratan dalam proses pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) dan persiapan keberangkatan.
Dewi menjelaskan, pemeriksaan meliputi wawancara riwayat kesehatan atau anamnesis, pemeriksaan fisik, serta pengukuran antropometri yang mencakup berat badan, tinggi badan, dan lingkar perut.
BACA JUGA:PGRI Mataram Usulkan Bahasa Sasak Berlaku di Semua Jenjang
Calon jemaah juga menjalani pemeriksaan laboratorium, seperti darah, urine, gula darah, fungsi ginjal dan hati, serta HbA1c. Selain itu, dilakukan rontgen dada untuk memeriksa kondisi paru-paru dan rekam jantung atau elektrokardiogram (EKG).
"Kalau hasil ceknya bagus maka akan diinput dalam sistem dan dinyatakan istithaah," tambahnya.
Sumber: