Lombok Reptil, Mengenalkan Hewan Liar Lewat Interaksi dan Kelembutan
Setiap pekan, Kimi selalu menantikan kesempatan datang ke CFD Udayana. Bukan untuk berolahraga atau sekadar berjalan-jalan, melainkan mencari hewan yang bisa diajak bermain.-Dedi Suhadi-
MATARAM, DISWAY LOMBOK — Ular, iguana, tokek hingga musang tak selalu membuat anak-anak takut. Di arena Car Free Day (CFD) Udayana, Kota Mataram, hewan-hewan tersebut justru menjadi daya tarik bagi pengunjung, termasuk Kimi, bocah berusia lima tahun yang antusias berinteraksi dengan berbagai jenis satwa.
Setiap pekan, Kimi selalu menantikan kesempatan datang ke CFD Udayana. Bukan untuk berolahraga atau sekadar berjalan-jalan, melainkan mencari hewan yang bisa diajak bermain.
Ibunya mengaku, Kimi memang menyukai binatang meski keluarga mereka tidak memelihara hewan di rumah.
BACA JUGA:Walhi Desak Bareskrim Buka Identitas 20 Korporasi Tersangka Karhutla di Kalimantan
"Kami tinggal di kompleks, tidak punya hewan peliharaan," ungkap ibu Kimi, Minggu (1/11/2026).
Menurutnya, setiap kali diajak ke CFD Udayana, Kimi selalu ingin mengunjungi tempat komunitas yang menghadirkan berbagai jenis hewan.
"Dia paling senang ke sini, main binatang. Binatang apa saja," jelasnya.
Kimi sendiri mengaku tidak takut berinteraksi dengan hewan-hewan tersebut. "Tidak takut. Seneng," katanya.
BACA JUGA:Finis Kedua di Sepang, Veda Ega Naik ke Peringkat Ketujuh Klasemen Moto3 2026
Hewan-hewan yang menarik perhatian pengunjung itu dibawa oleh komunitas Lombok Reptil. Komunitas ini menjadi ruang bagi para pencinta reptil dan satwa lainnya untuk memelihara, mengenalkan, serta mengembangkan hobi mereka.
Ketua Lombok Reptil, Indra, mengatakan komunitas tersebut sebenarnya sudah berdiri sejak lama. Namun, aktivitasnya sempat terhenti karena kesibukan masing-masing anggota.
"Baru sekitar beberapa bulan lalu aktif kembali. Sekarang yang tergabung dalam komunitas Lombok Reptil boleh dibilang anggota-anggota baru," ungkapnya.
Saat ini, komunitas tersebut memiliki empat anggota. Jenis hewan yang dipelihara antara lain ular, iguana, tokek, dan musang.
Indra mengatakan, ketertarikan anggota terhadap reptil dan satwa lainnya salah satunya karena perawatannya dinilai tidak membutuhkan tempat terlalu luas dan pakan relatif mudah diperoleh.
Sumber: