Lombok Tengah, Disway Lombok – Penonton MotoGP Mandalika 2026 harus melewati pemeriksaan tiket dan barang bawaan sebelum memasuki area Pertamina Mandalika International Circuit. Petugas melakukan pemeriksaan manual dan menggunakan mesin X-ray untuk memastikan tidak ada barang terlarang yang dibawa masuk.
Dari pemeriksaan tersebut, petugas menemukan sejumlah barang yang tidak diperbolehkan masuk karena berpotensi mengganggu keamanan dan keselamatan di area sirkuit.
"Ada beberapa benda yang tidak boleh dibawa seperti korek api, gunting dan lainnya," kata seorang petugas, Neil, Sabtu (10/10/2026).
BACA JUGA:Raul Fernandez Raih Pole Position Perdana di MotoGP Mandalika
Neil menjelaskan, barang-barang yang dilarang masuk dapat diambil kembali oleh pemiliknya saat meninggalkan area sirkuit.
Berdasarkan pantauan di lapangan, larangan tidak hanya berlaku untuk benda yang dinilai berbahaya. Penonton juga tidak diperkenankan membawa makanan dan minuman ke dalam area sirkuit.
Pemeriksaan tersebut menjadi bagian dari prosedur sebelum penonton memasuki lokasi balapan. Karena itu, penonton perlu memastikan barang bawaan sesuai dengan ketentuan agar proses pemeriksaan berjalan lancar.
BACA JUGA:35 Bus Layani Penonton MotoGP dari Islamic Center Mataram
Bus dan kendaraan pribadi
Pada hari kedua MotoGP Mandalika, penonton datang menggunakan kendaraan pribadi maupun bus yang disiapkan panitia.
Penonton yang menggunakan bus dapat menunggu di Islamic Center Mataram atau titik keberangkatan lain yang telah ditentukan. Dari lokasi tersebut, mereka diantar menuju area shuttle bus di sekitar sirkuit.
Setibanya di titik tersebut, penonton harus berganti bus untuk memasuki area sirkuit. Petugas kemudian mengarahkan mereka ke bus yang sesuai dengan kategori tiket masing-masing.
Sistem ini diterapkan untuk mengatur arus kedatangan penonton menuju sirkuit. Penonton diimbau mengikuti arahan petugas, baik saat pemeriksaan barang bawaan maupun ketika berpindah kendaraan menuju lokasi balapan.