Antisipasi Drone Liar, Brimob Siaga di Bukit 360 Mandalika
Satgas Antidrone Korps Brigade Mobil (Brimob) Polri mulai bersiaga di Bukit 360. -Dok. Humas Polda NTB-
Lombok Tengah, Disway Lombok – Aktivitas drone liar menjadi salah satu perhatian pengamanan MotoGP Mandalika 2026. Satgas Antidrone Korps Brigade Mobil (Brimob) Polri mulai bersiaga di Bukit 360, kawasan Sirkuit Mandalika, Kuta, Lombok Tengah, untuk mengantisipasi penerbangan drone tanpa izin.
Personel Satgas Antidrone BKO Korps Brimob Mabes Polri mulai menempati pos pengamanan pada Kamis (8/10/2026) pukul 11.00 WITA. Pengamanan tersebut merupakan bagian dari Operasi Mandalika Rinjani 2026.
Keberadaan satgas ini ditujukan untuk mendeteksi dan menangani drone yang memasuki kawasan pengamanan tanpa izin selama penyelenggaraan MotoGP.
BACA JUGA:Kocak! Pembalap Moto2 Tony Arbolino Jualan Jagung Bakar di Mandalika
Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Mohammad Kholid mengatakan, pengamanan udara diperlukan untuk menjaga keselamatan pembalap, ofisial, penonton, dan pihak lain yang berada di sekitar sirkuit.
“Satgas Antidrone kami siagakan untuk mendeteksi serta menangani drone yang masuk ke area pengamanan tanpa izin. Langkah ini untuk menjaga keselamatan pembalap, official, penonton, serta seluruh pihak yang berada di kawasan sirkuit,” ungkapnya.
BACA JUGA:BMKG Prakirakan Cuaca NTB Cerah hingga Hujan Ringan hingga 14 Oktober
Dalam pelaksanaannya, petugas dibekali sejumlah metode untuk menangani drone yang dinilai mengganggu kawasan pengamanan. Salah satunya menggunakan teknologi jamming untuk mengacaukan sinyal GPS dan frekuensi komunikasi drone.
Selain itu, petugas dapat menerapkan metode Return to Home (RTH) untuk mengarahkan drone kembali ke titik awal peluncuran.
“Jika ditemukan drone yang mengganggu area pengamanan, petugas memiliki kemampuan untuk melakukan pengacauan sinyal, memaksa drone kembali ke titik awal, hingga pendaratan paksa di lokasi aman,” ujarnya.
Kholid juga mengingatkan masyarakat dan pengunjung agar tidak menerbangkan drone sembarangan di sekitar Sirkuit Mandalika. Penerbangan drone harus mengikuti ketentuan dan izin yang berlaku selama penyelenggaraan ajang balap internasional tersebut.
“Kami mengingatkan masyarakat maupun pengunjung untuk tidak menerbangkan drone tanpa izin. Ikuti ketentuan petugas supaya pelaksanaan MotoGP berlangsung aman, tertib, serta nyaman,” tegasnya.
Sumber: