Polis Trans NTB Siapkan Lima Program untuk Tekan Masalah PMI
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi NTB, Aidy Furqan-Istimewa-
Program keempat berkaitan dengan pembekalan PMI sebelum berangkat ke negara tujuan. PMI tidak hanya dipersiapkan sebagai tenaga kerja, tetapi juga diperkenalkan dengan budaya dan potensi wisata NTB.
Pembekalan tersebut mencakup pengetahuan mengenai destinasi wisata, budaya, serta agenda wisata budaya di Lombok.
"Untuk menjadikan PMi sebagai duta budaya dan wisata, Disnakertrans bekerjasama dengan Dinas Kebudayaan dan Dinas Pariwisata," jelas Aidy.
Tenaga Produktif Desa Berdaya
Program kelima menyasar persoalan kemiskinan dengan membuka kesempatan bagi tenaga produktif dari Desa Berdaya untuk menjadi PMI.
Program tersebut dilaksanakan melalui kerja sama dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil).
"Program ini bekerja sama dengan Dinas Dukcapil," katanya.
Aidy menjelaskan tenaga produktif dari Desa Berdaya yang telah melalui proses seleksi dapat diikutsertakan dalam pemberangkatan PMI.
"Program ini tidak membebani PMI karena sudah masuk dalam kuota pemberangkatan PMI. Jumlahnya sekitar 5 persen dari setiap pemberangkatan PMI," katanya.
Lima program tersebut ditempatkan dalam skema Polis Trans yang melibatkan sejumlah OPD. Pendekatan lintas sektor tersebut diarahkan untuk menjawab persoalan PMI mulai dari pembiayaan, kompetensi, kesehatan, hingga pemberangkatan.
Sumber: