Disnakertrans NTB Jemput Yanuar, PMI yang Pulang dari Myanmar
Disnakertrans NTB menjemput langsung Yanuar di Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (ZAM).-Dedi Suhadi-
MATARAM, DISWAY LOMBOK – Muhammad Yanuar Fikri, pekerja migran Indonesia (PMI) asal Kota Mataram yang sempat berada di Myanmar, akhirnya kembali ke Tanah Air. Disnakertrans NTB menjemput langsung Yanuar di Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (ZAM), dengan melibatkan Disnaker Kota Mataram dan BP3MI NTB.
Penjemputan dilakukan Kabid Penempatan Tenaga Kerja (Penta) Disnakertrans NTB, H. Isnanto Karyawan, yang akrab disapa Wawan. Ia mengatakan, pemulangan Yanuar membutuhkan koordinasi dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Yangon, Myanmar.
Menurut Wawan, proses tersebut tidak bisa diselesaikan dalam waktu singkat karena Yanuar diketahui berangkat ke luar negeri melalui jalur nonprosedural. Keberangkatannya yang bermula dari Bali juga menjadi salah satu kendala dalam proses pelacakan.
BACA JUGA:Polresta Mataram Tangkap 13 Pelaku Pembacokan di Udayana
“Bagaimanapun, apakah dia nonprosedural atau prosedural, perintah pimpinan Pak Gubernur kita harus pulangkan karena kemanusiaan,” kata Wawan.
Ia menjelaskan, berdasarkan informasi yang diterima, Yanuar awalnya disebut hendak menuju Singapura. Namun, dalam perkembangannya, ia justru diketahui berada di Myanmar. Kondisi itu mendorong Disnakertrans NTB berkoordinasi dengan KBRI Yangon untuk membantu proses pemulangannya.
Proses pemeriksaan oleh otoritas imigrasi Myanmar juga turut memengaruhi waktu pemulangan. Yanuar harus menjalani pemeriksaan di sejumlah titik sebelum dapat melanjutkan perjalanan kembali ke Indonesia.
BACA JUGA:Sekolah di Mataram Ini Gabungkan Belajar, Berkebun hingga Yoga
Wawan menegaskan, pemerintah daerah tetap berupaya membantu PMI yang menghadapi persoalan di luar negeri tanpa membedakan status keberangkatannya. Menurut dia, keselamatan dan kepulangan pekerja migran menjadi pertimbangan utama dalam penanganan kasus tersebut.
“Inilah bentuk kepedulian Pemerintah Provinsi NTB dan Pemerintah Kota Mataram terhadap PMI yang bekerja di luar negeri, baik yang berangkat melalui prosedur resmi maupun nonprosedural, apabila mengalami permasalahan di luar negeri,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada para jurnalis yang tergabung dalam PWI karena turut mengawal kasus Yanuar. Selama proses pemulangan, pihaknya mengaku beberapa kali menerima komunikasi dari keluarga Yanuar, termasuk ayahnya, H. Herman, yang menanyakan perkembangan kepulangan tersebut.
Terkait penanganan kasus ini, Wawan mengatakan laporan lebih lengkap akan disampaikan kepada pimpinan setelah Kepala Disnakertrans NTB kembali dari tugas dinas. Informasi yang disampaikan saat ini, kata dia, masih bersifat umum.
BACA JUGA:Revitalisasi RS Awet Muda Narmada Butuh Anggaran hingga Rp30 Miliar
Sebelumnya, Yanuar menyampaikan terima kasih kepada Gubernur dan Wakil Gubernur NTB serta jajaran Disnakertrans NTB yang telah membantu proses kepulangannya. Dalam video yang dikirimkan pada Selasa (27/10), ia menyampaikan ucapan tersebut saat berada di Bandara Bangkok, Thailand, sebelum melanjutkan perjalanan ke Indonesia.
Sumber: