Polda NTB Ingatkan Pelajar SMAN 1 Mataram Bahaya Judi Online

Senin 19-10-2026,12:16 WIB
Reporter : Ryan
Editor : Dedi Suhadi

MATARAM, DISWAY LOMBOK – Judi online kini menjadi salah satu ancaman yang menyasar kalangan remaja. Untuk mencegah pelajar terjerat praktik tersebut, Direktorat Pembinaan Masyarakat (Ditbinmas) Polda NTB turun langsung memberikan edukasi kepada siswa SMAN 1 Mataram, Senin, 19 Oktober 2026.

Direktur Binmas Polda NTB Kombes Pol Sudartomo menekankan pentingnya literasi digital, kedisiplinan, dan lingkungan pergaulan yang sehat. Para siswa diingatkan agar tidak mudah tergiur janji kemenangan instan dari situs judi online yang kerap dipromosikan melalui media sosial.

Selain berisiko menimbulkan kerugian finansial, judi online juga dapat berdampak pada kondisi psikologis dan membawa konsekuensi hukum. Pelajar diminta lebih cermat menyaring informasi, memeriksa kebenaran konten, serta tidak membagikan data pribadi atau merespons promosi situs perjudian. 

BACA JUGA:Berkas P21, Dua Tersangka Curat Dilimpahkan ke Kejari Mataram

Pembinaan tersebut merupakan bagian dari Program 100 Hari Kapolri bertajuk Polisi Bersama Masyarakat. Melalui program ini, Polda NTB berupaya memperkuat pencegahan berbagai perilaku yang berpotensi mengganggu keamanan dan merugikan masa depan generasi muda.

Tak hanya soal judi online, Sudartomo juga mengingatkan siswa agar mematuhi tata tertib sekolah, menghormati guru dan orang tua, serta bertanggung jawab terhadap kewajibannya sebagai pelajar.

Dia turut mengimbau para siswa menjauhi tawuran, geng motor, balap liar, dan aktivitas lain yang berpotensi melanggar hukum. Sebagai alternatif, pelajar didorong menyalurkan energi dan bakat melalui kegiatan olahraga, seni, organisasi, serta aktivitas positif di sekolah. 

BACA JUGA:BEI Batasi ARB Maksimal 7 Persen, Berlaku Mulai Hari ini

Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Mohammad Kholid mengatakan ancaman judi online dan kejahatan digital di kalangan pelajar menjadi perhatian kepolisian. Menurut dia, edukasi langsung di lingkungan sekolah merupakan salah satu langkah pencegahan yang perlu diperkuat.

"Melalui Program 'Polisi Bersama Masyarakat', Polda NTB berkomitmen untuk terus mendampingi dan mengedukasi generasi muda agar terhindar dari berbagai ancaman kejahatan, khususnya bahaya judi online yang merusak masa depan bangsa. Meningkatnya paparan judi online melalui media sosial harus kita bendung dengan meningkatkan literasi digital para pelajar," tegas Kholid.

Dia berharap para siswa mampu menggunakan media sosial secara bijak, menjaga kedisiplinan, serta ikut menciptakan lingkungan sekolah dan masyarakat yang aman.

Kegiatan pembinaan berlangsung di SMAN 1 Mataram dengan sambutan antusias dari para siswa.

Kategori :